Beranda Headline Warga Asal Ngawet Kecamatan Ibu Ditemukan Tak Bernyawa Di Laut Halmahera Tengah

Warga Asal Ngawet Kecamatan Ibu Ditemukan Tak Bernyawa Di Laut Halmahera Tengah

716
0
BERBAGI

Foto: warga asal Desa Ngawet Kecamatan Ibu Selatan, ditemukan sudah tak Bernyawa, dan terapung di depan Desa Gemaf.

Oase, Halbar-Warga asal desa Ngawet Kecamatan Ibu Selatan Kabupaten Halmahera Barat, Enos Tobelo (42), ditemukan tewas di laut Halmahera Tengah, desa Gemaf Kecamatan Weda Utara, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, Selasa 5 Maret  2024

Menurut Kepala desa Gemaf Yoke saat dikonfirmasi wartawan mengatakan, Korban ditemukan, Sekitar jam 9 pagi tadi. “Saya dapat informasi dari masyarakat. Bahwa ada penemuan mayat di depan kampung desa Gemaf Kecamatan Weda Utara. 

“Saya dan Kapolsek serta Babin dan masyarakat langsung komunikasi dengan pihak PT.IWIP, Untuk meminta bantuan agar bisa evakuasi mayat karena mengingat cuaca kurang membaik,” katanya. 

Kades mengaku, Setengah 1 jam kemudian kami belum dapat informasi dari IWIP untuk membantu. 

“Saya dan warga serta pihak kepolisian langsung menuju ke TKP pada jam 11 lewat, dengan menggunakan perahu fiber,”sebutnya 

Sesampai di TKP masyarakat sudah mengikat mayat dengan tali, Mayat tersebut sudah membengkak sehingga sulit untuk melakukan evakuasi. 

Kami langsung mengambil alternatif terakhir menarik mayat membawah ke daratan. 

“Alat bantu PT.IWIP sudah ada di daratan, langsung membawa mayat tersebut ke Puskesmas Sagea Kecamatan Weda Utara,” paparnya. 

Sementara Kapolsek Weda Utara, IPDA Abdul Rajak Jauhati juga membenarkan kejadian itu, Ada penemuan mayat di desa Gemaf dan sudah dibawa ke puskesmas Sagea. 

Dia menceritakan sesuai keterangan saudara korban bawa, korban keluar dari 2 hari yang lalu hingga hari ini tidak pulang. Korban alasan mau mencari kerja sampingan bangunan. 

“Setelah itu korban tak ada kabar lagi hingga ditemukan di laut Gemaf dan meninggal dunia,” jelasnya. 

Untuk saat ini korban akan dibawa ke kampung halamannya. Untuk dilakukan pemakaman. Tutupnya.

Editor: Un

Reporter: Ibo

LEAVE A REPLY