Beranda Edukasi SMP Percik: Sedikit Berbagi Mengasah Rasa Empati

SMP Percik: Sedikit Berbagi Mengasah Rasa Empati

4125
0
BERBAGI

OASENEWS.com – Apa yang dapat direalisasikan untuk berbuat baik bagi sesama? Sederhana saja, mulai dari hal kecil, mulai dari diri kita dan mulailah sekarang juga. Salah satunya adalah dengan cara berbagi. Agama mengajarkan kita untuk selalu berbagi dalam keadaan lapang ataupun sempit. Seberapapun besar rejeki kita miliki, berbagilah kepada mereka, terutama yang lebih membutuhkannya. Ingat, sesungguhnya harta yang kita miliki bukanlah seberapa harta yang kita kumpulkan, namun seberapa banyak harta yang kita amalkan.

Mengasah empati merupakan salah satu pembiasaan di antara berbagai jenis pembinaan soft skill di Sekolah Perguruan “Cikini” (Percik). Seperti halnya yang dilakukan oleh Para Siswa SMP Percik. Dalam satu program kegiatan Pendidikan Agama Kristen, para siswa diajarkan untuk menyisihkan sedikit uang jajan, guna diberikan kepada mereka yang berhak menerimanya. Dalam kegiatan berbagi kasih ini misalnya, para siswa membagikan 100 pcs nasi kotak dan 100 pcs susu ultra kepada warga yang tinggal di bawah kolong Petak Asem – Tambora, Jakarta Barat. Barangkali, sekotak nasi dengan lauk pauk secukupnya disertai susu ultra tidaklah seberapa nilainya, namun bagi sebagian warga Jakarta yang sehari-hari mengais rejeki untuk mendapatkan penghidupan di hari itu juga, tentulah keberadaan makanan dan minuman tersebut sangatlah membantu mereka, setidaknya sedikit menghemat anggaran makan.

Acara yang berlangsung pada 28 Pebruari 2021 tersebut dihadiri oleh warga setempat, terdiri atas 80 warga anak-anak dan 20 orang dewasa, sementara dari SMP Percik diwakili oleh 3 (tiga) orang siswa, 1 (satu) orang guru dan 1 (satu) orangtua siswa. Program berbagi kasih dan sejenisnya seperti halnya sumbangan-sumbangan yang diberikan kepada mereka yang sedang terkena bencana banjir, kebakaran atau bencana alam lainnya merupakan agenda rutin yang sekaligus sebagai bentuk penguatan pembelajaran pendidikan agama pada sekolah ini.  Sementara pembinaan soft skill merupakan satu di antara tiga Standar Pengembangan Pendidikan Perguruan “Cikini” yaitu Soft Skill, Pendidikan Bela Negara dan Pengembangan Konsep The Innocreat School, demikian Drs Susiyanto, Kepala SMP yang juga bertugas sebagai Direktur Pendidikan Dasar dan Menengah Yayasan Perguruan “Cikini”. Unit yang menaungi 8 (delapan) sekolah yaitu TK, SD, SMP, SMA 1, SMA 2, SMK 1, SMK 2 (Musik) dan SMK 3 Percik. Kampus Percik ada di berbagai wilayah yaitu Cikini, Plumpang, Durentiga dan Srengseng Sawah.

LEAVE A REPLY