Beranda Edukasi SMP PERCIK: Character Building melalui Pembelajaran Soft Skill

SMP PERCIK: Character Building melalui Pembelajaran Soft Skill

3589
0
BERBAGI
bagian dari soft skill adalah pembinaan disiplin untuk melahirkan generasi muda patriotis
bagian dari soft skill adalah pembinaan disiplin untuk melahirkan generasi muda patriotis

OASENEWS.com – Proses pembelajaran di sekolah acap kali sangat didominasi oleh kegiatan transformasi ilmu pengetahuan semata. Mulai rumus matematika dan kimia, pendalaman ilmu-ilmu sosial maupun ilmu eksak sampai dengan penguasaan IT yang begitu fasih. Dunia yang berubah begitu cepat memang menuntut kemampuan merespons yang baik agar selalu dapat mengikuti perkembangan terbaru dalam hal apapun. Termasuk dalam perkembangan terakhir adalah bagaimana sigapnya para guru dan siswa mengganti peradaban tata cara belajar dengan sistem on line dalam menyikapi penyebaran virus covid 19. Di sisi lain penyebaran ilmu pengetahuan itu sendiri mendapatkan akses yang mudah seiring hadirnya berbagai media informasi cepat saji. Begitu terjadi peristiwa, saat itu pula tersiar kabar ke seluruh penjuru dunia.

Pelatihan Bela Negara guna mempersiapkan para siswa memahami pentingnya bela negara dari berbagai gangguan
Pelatihan Bela Negara guna mempersiapkan para siswa memahami pentingnya bela negara dari berbagai gangguan

Di antara gegap gempitanya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, ada hal yang sering terlupakan yaitu pembinaan soft skill. Dalam segenap lapisan pendidikan soft skill cenderung diabaikan, padahal perannya begitu penting dalam kehidupan keseharian. Contoh paling sederhana, seseorang yang memiliki kecerdasan serta keunggulan dalam ilmu pengetahuan, wawasan maupun ketrampilan tetapi sulit beradaptasi dengan lingkungan kerja, karena memiliki sifat tinggi hati. Akibatnya karier tidak berjalan mulus karena kurang mendapat dukungan dari lingkungan kerja. Ada hal yang lebih buruk dari itu, tatkala seeorang memiliki kepandaian dan pengetahuan yang sangat mumpuni namun menggunakannya untuk hal-hal yang tidak baik.

Pemahaman akan pentingnya pembelajaran soft skill mendorong SMP Perguruan Cikini (Percik) untuk menyediakan alokasi waktu secara khusus untuk program pembelajaran tersebut. Pembinaan soft skill adalah wadah yang paling tepat untuk mengasah berbagai potensi para siswa yang tidak selalu relevan dengan hal-hal akademik. Mata pelajaran apakah yang mengajarkan kejujuran? Yang pasti mata pelajaran Pendidikan Agama niscaya memberikan konten tersebut, namun tema kejujuran hanyalah bagian kecil dari Pendidikan Agama yang justru didominasi oleh hal-hal peribadatan dengan segala tata aturannya. Demikianpun dengan sikap hidup, toleransi, kepemimpinan, juga strategi mencapai kesuksesan dalam hidup. Karenanya akan lebih maksimal jika berbagai hal yang relevan dengan soft skill mendapat porsi tersendiri dalam proses pembelajaran, selain dari berbagai mata pelajaran yang bersifat mandatori sebagaimana tercantum dalam kurikulum.

Beberapa lokasi area sudut baca untuk menambah kedalaman ilmu pengetahuan serta wawasan bagi para siswa
Beberapa lokasi area sudut baca untuk menambah kedalaman ilmu pengetahuan serta wawasan bagi para siswa

Kepala SMP Percik Drs. Susiyanto menyampaikan, materi keseluruhan pembelajaran soft skill saat ini telah dipersiapkan dan akan mendapatkan alokasi waktu tersendiri dalam jadwal pelajaran para siswa. Berbagai kompetensi yang akan disampaikan kepada siswa antara lain :

  • Sikap Hidup meliputi : Paradigma Pemenang – Pendekatan Long Therm Memory yang sangat diperlukan untuk penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam jangka panjang – Kejujuran – Kerjasama – Pola Hidup Bersih dan Kemampuan Berkomunikasi.
  • Kepemimpinan meliputi : Pentingnya kontinuitas dalam proses pendidikan – Kepemimpinan Yang Efektif – Kepemimpinan Yang Sukses – Mengasah Potensi Kepemimpinan – Benifiditas Dalam Kepemimpinan – Totalitas Kepemimpinan – Nilai Kepemimpinan serta Kemampuan Memimpin Massa/ Kelompok seperti : Kemampuan Berkomunikasi seorang Pemimpin – Kemampuan Berorganisasi – Kemampuan Menjadi Pemimpin – Berpikir Logis dalam mengatasi berbagai permasalahan.
  • Patriotisme adalah pembinaan Rasa Cinta Tanah Air serta menghargai Para Pahlawan yang telah mengorbankan jiwa raga demi kemerdekaan serta kemajuan Bangsa Indonesia.
  • Bela Negara. Program ini menjadi program khusus dengan kurikulum, pendekatan serta sistem tersendiri yang wajib diikuti oleh Seluruh Unit Dikdasmen YPC, khususnya untuk Tingkat SLTP (SMP) dan SLTA (SMP dan SMA)
  • Wawasan Kebangsaan meliputi kesadaran untuk memajukan bangsa Indonesia dalam mengikuti perkembangan ilmu dan teknologi yang terus berkembang serta upaya untuk menempatkan Indonesia mampu bersaing dengan negara-negara maju di dunia.
Termasuk soft skill adalah menjaga keindahan dan kenyamanan lingkungan
Termasuk soft skill adalah menjaga keindahan dan kenyamanan lingkungan

Target dari pembelajaran soft skill adalah kematangan pribadi para siswa, baik sebagai diri pribadi, sebagai anggota masyarakat, sebagai pemimpin dan tentu sebagai warga negara yang mencintai negaranya. Maka dengan demikian ketika berada di tengah masyarakat manapun para lulusan SMP Percik akan menjadi manusia yang menjadi asset masyarakat, bukan menjadi beban apalagi sampah masyarakat.

Pembejalaran ini akan menggunakan berbagai metode yang sesuai serta menarik, mulai dari sekadar ceramah atau tanya jawab, stimulasi, roll play, demonstrasi sampai dengan praktek kehidupan secara langsung, demikian papar Susiyanto.

LEAVE A REPLY