Beranda Edukasi SMP Percik: Bakti Sosial General Check Up Dalam Rangka HUT RI ke...

SMP Percik: Bakti Sosial General Check Up Dalam Rangka HUT RI ke 75

3593
0
BERBAGI
General Chek Up untuk seluruh guru dan karyawan TK SD dan SMP
General Chek Up untuk seluruh guru dan karyawan TK SD dan SMP

OASENEWS.com – Banyak kreatifitas dilakukan dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Terlebih dalam masa-masa pandemi covid seperti saat ini, masyarakat tentu tidak dapat melaksanakan berbagai perayaan dengan keramaian yang berpotensi mendatangkan resiko tinggi. Pun upacara bendera yang setiap tahun kita selenggarakan dengan gagah dan khidmat, kali ini harus berpuas dengan menyanyikan Indonesia Raya seraya menghormat bendera dari pancaran layar televisi masing-masing. Pendek kata, HUT RI tahun ini dilakukan dalam kesenyapan seraya sikap waspada atas penyebaran penyakit corona yang belum juga kunjung reda. Tidak  terkecuali Korps Musik Pelajar dan Mahasiswa yang biasa unjuk kebolehan di Istana Negara kali ini dipertunjukkan dengan cara virtual.

Berbeda lagi dengan cara yang dilakukan oleh SMP Perguruan “Cikini”. Terbilang kreatif dan tanggap situasi, sekolah yang berlokasi di bilangan Cikini Raya ini melaksanakannya dengan bakti sosial dalam bentuk pemeriksaan kesehatan lengkap (General Chek Up) bagi guru-guru dan karyawan TK, SD dan SMP Percik. Bekerja sama dengan PT Surya Prana Nutrisindo, pemeriksaan kesehatan dilakukan meliputi Kolesterol, Urine, Tekanan Darah, Saraf, Pernafasan, Reproduksi, Gula Darah, Asam Urat, Tulang, Sendi, Lemak Hati, Trigleserit, Paru-Paru, Pembuluh Darah dan lain-lain dengan jenis pemeriksaan tidak kurang dari 23 item.

Pemeriksaan menggunakan Alat Quantum Resonance Magnetic Analyzer.. Mendeteksi kondisi kesehatan seluruh bagian tubuh
Pemeriksaan menggunakan Alat Quantum Resonance Magnetic Analyzer.. Mendeteksi kondisi kesehatan seluruh bagian tubuh

Kepala SMP Percik, Drs Susiyanto menyatakan bahwa pemeriksaan ini bertujuan melakukan evaluasi terhadap kondisi kesehatan para guru dan karyawan untuk selanjutnya dilakukan tindakan-tindakan preventif bila diperlukan. Dari hasil pemeriksaan ini sekolah akan mengadakan obat-obatan maupun vitamin yang relevan dengan hasil general chek up dimaksud. Tujuan akhirnya tentu memaksimalkan proses pembelajaran. Kondisi guru yang sehat menjadikan kegiatan belajar mengajar berjalan lancar dan pada akhirnya akan mencapai kulaitas pendidikan seperti yang diharapkan. Pemeriksaan dilakukan dengan menggunakan peralatan Quantum Resonance Magnetic Analyzer di mana melalui sinar infra merah yang disentuhkan pada ibu jari, serta merta terbaca kondisi kesehatan seseorang dalam 23 item dimaksud. Ini merupakan terobosan tersendiri, terlebih saat ini masyarakat sedang dilanda wabah covid 19, alih-alih memastikan bahwa guru-guru kami kesemuanya dalam keadaan sehat walafiat, demikian Susiyanto.

LEAVE A REPLY