Beranda Edukasi SMK Percik Plumpang: Kepercayaan Masyarakat di Tengah Maraknya Pandemi Covid 19

SMK Percik Plumpang: Kepercayaan Masyarakat di Tengah Maraknya Pandemi Covid 19

3865
0
BERBAGI
Selamat Datang di Sekolah Idola masyarakat

OASENEWS.com – Visi serta misi penyelenggara pendidikan sekolah swasta setidaknya bermuara pada kombinasi 2 (dua) hal yang harus diseimbangkan. Pertama institusi harus berkembang dengan pola idealisme dengan standart tertentu, mengingat proses pendidikan adalah salah satu bentuk transformasi ilmu pengetahuan, wawasan dan juga ketrampilan. Artinya segala pesan yang ada di dalamnya harus terjamin validitasnya, terlebih obyeknya adalah para peserta didik yang merupakan generasi bangsa. Kesalahan yang terjadi akan berakibat fatal karena hal itulah yang akan terekam dalam long term memory para siswa, baik itu konten yang terkait dengan pembelajaran yaitu berbagai kompetensi inti serta kompetensi dasar maupun yang terkait dengan konten pendidikan/ pembinaan seperti halnya berbagai mata pelajaran yang bertujuan membina akhlak ataupun moral para siswa. Kedua sebagai institusi swasta yang harus menanggung biaya operasional penyelenggaraan pendidikan, sekolah harus mampu menjamin arus cash flow yang sebagian besar sumber pendapatannya berasal dari uang sekolah para siswa. Dengan demikian maka jumlah siswa dalam sekolah swasta harus mampu memenuhi sumber pendapatan yang selanjutnya digunakan untuk biaya operasional sekolah. Selain dari persaingan antar sekolah dalam memperebutkan calon siswa, pada 2020 ini ada hal yang signifikan mengganggu jalannya kegiatan sekolah yaitu kehadiran pandemi covid 19 yang datang menyeruak serta mengganggu aktifitas kehidupan dalam berbagai lini, termasuk pendidikan. Sektor pendidikan termasuk lini yang terdampak secara signifikan akan kehadiran covid ini. Jika demikian halnya maka tumpuan kelangsungan pendidikan lebih banyak terpusat pada kualitas sekolah serta kepercayaan masyarakat kepada sekolah tersebut.

Ruang Praktek dengan peralatan yang memadai

SMK Perguruan “Cikini” (Percik) Plumpang telah membuktikan kemampuan dalam mengatasi itu semua. Di saat banyak sekolah swasta yang banyak kehilangan siswa, sementara sekolah lain ada pula yang mengalami penurunan jumlah siswa, SMK Percik justru mampu menambah jumlah siswa. Siswa yang baru saja lulus dari sekolah di kawasan Plumpang Tanjung Priok ini adalah sebanyak 350 an orang sementara siswa baru yang saat ini duduk di kelas X ada 382 orang, terjadi perbedaan pada kisaran 20 persen. Mereka tersebar ke dalam 8 (delapan) kompetensi keahlian yaitu Teknik Permesinan 25 orang, Teknik Instalasi Pembangkit Tenaga Listrik 21 orang, Teknik Kendaraan Ringan 113 orang, Teknik Audio Video 16 orang, Multi Media 37 orang, Teknik Elektronika Industri 26 orang, Teknik Komputer dan Jaringan 108 orang dan Rekayasa Perangkat Lunak 36 orang.

Sekolah megah yang ramah lingkungan

Kepercayaan masyarakat sendiri tidak terlepas dari kualitas pendidikan yang diberikan oleh pihak sekolah. Kerjasama antar seluruh warga telah membuat sekolah ini menjadi institusi yang dipercaya dan disegani di wilayah Jakarta, khususnya Jakarta Utara. Sebagai salah satu peserta program revitalisasi SMK di Indonesia, sekaligus penerima ISO 9001 : 2008, sekolah ini tampil dengan kelengkapan yang sangat memadai, mulai dari performa gedung yang megah, penghijauan yang memadai luas dan memadai, peralatan jogging di sekeliling lapangan sepak bola, ruang-ruang praktek dengan peralatan komplit sampai dengan tekno park yang merupakan ruang display karya para siswa. Keunggulan lain dari sekolah ini adalah intensitas dalam menjalin kerjasama dengan berbagai perusahaan dalam dan luar negeri sehingga setiap tahun memberangkatkan puluhan siswa untuk mengisi lapangan pekerjaan sesuai bidang masing-masing. selain bekerja di perusahaan terkemuka di tanah air, sebagian dari para lulusan juga bekerja beberapa negara seperti Jepang, Malaysia, juga Singapore. Beberapa di antaranya bahkan berhasil menjadi principal.

Saat ini tidak ada 1.206 (seribu dua ratus siswa) terdiri dari 1.135 siswa pria dan 71 siswa wanita menuntut ilmu di sekolah ini. Mereka setia menuntut ilmu dengan penuh kesungguhan di bawah bimbingan Rifat M.Pd selaku Kepala Sekolah bersama 99 (Sembilan Puluh Sembilan) Tenaga Pendidik dari berbagai disiplin ilmu serta Tenaga Kependidikan yang setia melayani kebutuhan para siswa.

LEAVE A REPLY