Beranda Edukasi SMK 3 PERCIK : Kekuatan Sebuah Spirit

SMK 3 PERCIK : Kekuatan Sebuah Spirit

3714
0
BERBAGI

Tujuh tahun lalu, di penghujung Wilayah Jakarta Selatan, tepatnya daerah Srengseng Sawah berdiri Sekolah Menengah Kejuruan (SMK 3) Perguruan “Cikini” (Percik).

Kehadiran sekolah ini mendapat sambutan yang antusias dari masyarakat setempat. Pasalnya sejak awal berdiri sekolah ini sudah menunjukkan performa yang bagus disertai dengan proses pembelajaran yang disiplin dan terarah.

Prestasi demi prestasi dilahirkan dari waktu ke waktu. Bukan saja prestasi akademis, tetapi juga prestasi non akademis apakah itu bidang olah raga, kesenian atau bidang lainnya.

Penanaman disiplin dilakukan sejak siswa mengikuti masa pengenalan lingkungan sekolah. Kegiatan ini dilakukan dengan menghadirkan mentor dari Kesatuan Marinir TNI, hal mana untuk melatih para siswa sejak awal untuk bersikap disiplin dan tertib dalam mengikuti kegiatan sekolah.

Proses akreditasi untuk seluruh jurusan (kompetensi keahlian) kesemuanya memperoleh nilai A. Meski sebagian besar para pendidik (guru) di sekolah ini terbilang muda usia, namun memiliki komitmen yang tinggi serta kemampuan yang mumpuni dalam bidang keahlian masing-masing.

Hal ini membuat masyarakat sekitar menaruh kepercayaan yang tinggi terhadap eksistensi sekolah ini dalam menyelenggarakan proses pendidikan. Ini bisa dilihat dari animo masyarakat yang mempercayakan pendidikan putra putrinya pada sekolah ini. Perkembangan siswa dari tahun ke tahun terus meningkat.

Hadir dengan 5 Jurusan (Kompetensi Keahlian) yaitu Teknik Komputer Jaringan, Teknik Kendaraan Ringan, Farmasi, Otomasi Perkantoran dan Multi Media, kini tidak kurang dari 1080 siswa berada dalam bimbingan para guru di bawah kepemimpinan Gito Suroso, M.Si selaku kepala sekolah.

Selangkah demi selangkah maju dengan pasti, kini saatnya sekolah yang berada satu kompleks dengan Institut Sains dan Teknologi Nasional (ISTN) ini mendapatkan kepercayaan dari pemerintah diikut sertakan dalam Program Revitalisasi, sebuah program yang begitu didambakan leh banyak SMK di Indonesia. Untuk tahap pertama, program revitalisasi ditujukan bagi Jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR).

Selanjutnya secara bertahap akan diikuti oleh jurusan lainnya, demikian papar Gito Suroso. Segenap warga sekolah begitu antusias menyambut program yang hanya menunjuk beberapa sekolah dari 13.000 SMK di seluruh Indonesia ini.

LEAVE A REPLY