Beranda Edukasi SD Percik : Peringatan Isra’ Miraj dengan Kemasan yang Berbeda

SD Percik : Peringatan Isra’ Miraj dengan Kemasan yang Berbeda

190
0
BERBAGI

Kecintaan umal muslim kepada Nabi Muhammad SAW merupakan salah satu essensi terpenting dalam kehidupan sehari-hari. Ini tidak terlepas dari keberadaan Nabi  Muhammad yang bukan saja utusan Allah, lebih dari itu Beliau juga kekasih Allah SWT. Banyak sekali indikasi peran Nabi Muhammad dalam menanamkan sendi-sendi kehidupan Islami yang sekaligus menunjukkan bagaimana Beliau harus mengajarkan perintah-perintah Allah SWT secara jelas. Dua di antaranya adalah tatkala menyimak Al Quran, untuk mengimplementasikannya selalu melihat dengan apa yang dilakukan oleh Nabi Muhammad yang kemudian disebut sebagai sunah nabi. Ini dimaksud agar tafsir tidak menjadi liar dan suka-suka. Fenomena lain yang juga sangat berarti dalam mengubah perilaku kaum muslim adalah “perjalanan malam hari dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha” untuk selanjutnya mendapatkan perintah melaksanakan sholat yang merupakan perintah bersifat wajib dalam kondisi apapun selama manusia masih bisa bernafas. Inilah yang membedakan perintah sholat dibandingkan perintah lainnya yaitu puasa, zakat dan menunaikan ibadah haji yang sifatnya masih bisa disesuaikan dengan kondisi masing-masing.

Jika saja manusia seluruh umat manusia meneladani perilaku Nabi Muhammad SAW, bisa dipastikan seluruh kehidupan manusia di muka bumi akan berjalan tentram dan damai, terhindar dari segala bentuk kejahatan. Sekali lagi meneladani Nabi Muhammad dalam menerapkan nilai-nilai kehidupan merupakan hal yang paling esensial dalam kehidupan seorang muslim.

Pemahaman seperti ini diimplementasikan dengan baik oleh segenap warga SD Perguruan “Cikini” (Percik). Peringatan Isra Miraj tahun ini terasa sekali bedanya. Rangkaian acara sudah dimulai sejak 21 Januari 2021 dalam bentuk pengumpulan dana dari segenap warga sekolah untuk selanjutnya dibagikan kepada para korban bencana alam di Sumedang dan Sulawesi. Puncaknya adalah pembagian bingkisan untuk 30 (tiga puluh) anak yatim piatu dari wilayah sekitar sekolah pada Rabu 17 Januari 2021. Kreaitifitas warga SD Percik turut mewarnai dalam program live streaming pada 18 Maret 2021. Selain konten peringatan seremonial yang disampaikan secara daring, acara juga diselingi dengan pemutaran video acara terdahulu terkait pemberian sumbangan bagi warga yang terkena musibah bencana alam. Nampaknya sederhana tetapi cukup runut .. sistematis.. tertata .. dan aaah…kreatif sekali.. Bravo SD Percik.

LEAVE A REPLY