Beranda Edukasi SD Percik: Penyelenggaraan Supervisi Mutu Pendidikan Tahap 4

SD Percik: Penyelenggaraan Supervisi Mutu Pendidikan Tahap 4

47
0
BERBAGI

OASENEWS.com – Peningkatan Mutu merupakan satu hal yang menjadi keharusan bagi sebuah institusi pendidikan. Panduan yang digunakan adalah 8 (delapan) standar pendidikan yang ditetapkan oleh pemerintah dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yaitu Standar Isi, Standar Proses, Standar Kompetensi Lulusan, Standar Pengelolaan, Standar Pendidik dan Kependidikan, Standar Sarana Prasarana, Standar Pembiayaan dan Standar Penilaian. Guna mengawal pelaksanaan ke delapan standar tersebut sekolah perlu memastikan terlaksananya Standar Penjaminan Mutu (SPM) yang bertugas memetakan pelaksanaan berbagai standar tersebut dengan kedalaman implementasinya, sebagaimana tertuang dalam butir-butir pada setiap standar dimaksud.

Guna memastikan ketercapaian standar mutu dalam proses pembelajaran, perlu dilakukan supervisi secara kontinyu. Supervisi dilakukan kepada para sekolah sebagai pimpinan tertinggi yang bertugas mengendalikan jalannya kegiatan belajar mengajar dengan segala perangkatnya. Terkait kegiatan supervisi tersebut, SD Perguruan “Cikini” (Percik) baru saja menyelenggarakan kegiatan Supervisi Tahap 4 yang dilakukan oleh Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Propinsi DKI Jakarta. Supervisi dilakukan pada 19 Nopember 2020 diikuti oleh Kepala SD Wilayah Binaan I Kecamatan Menteng, dengan melibatkan para Pengawas SD. Bertindak sebagai moderator adalah Ervin Trisworo, S.Si, Kepala SD Percik dengan narasumber adalah Drs. Tahya, M.Pd yang juga Pengawas SD Kecamatan Menteng. Adapun fasilitator kegiatan ini adalah Dr H. Agus Sulistyanto, M.Pd, Kepala Seksi Dikdas dan PKLK Wilayah Jakarta Pusat I.

Untuk beberapa waktu belakangan, supervisi banyak dikaitkan dengan pelaksanaan delapan standar pendidikan dalam masa pandemic, di mana proses kegiatan belajar mengajar dijalankan dengan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang sangat berbeda dengan pembelajaran tatap muka, utamanya terkait metode maupun pendekatan, bahkan kedalaman materi pembelajaran. Karenanya perlu strategi khusus agar tidak terjadi gap yang signifikan sehingga transformasi ilmu pengetahuan tetap berjalan semaksimal mungkin. Peningkatan mutu merupakan salah satu barometer untuk menambah kepercayaan masyarakat terhadap pelaksanaan pendidikan, terlebih bagi sekolah swasta yang keberlangsungannya sangat tergantung dari animo masyarakat terhadap sekolah dimaksud. Karenanya kami berupaya melakukan kreatifitas agar 8 (delapan) standar pendidikan dimaksud bisa diterapkan dengan berbagai pengembangan, agar para lulusan memiliki kemampuan berlebih, apakah itu dalam bidang akademik maupun non akademik, juga dalam hal kreatifitas dan inovasi, demikian Ervin Trisworo, S.Si, Kepala SD Percik.

LEAVE A REPLY