Beranda Edukasi PERCIK : Dan Semangat Bela Negara Pun Kembali Dikobarkan

PERCIK : Dan Semangat Bela Negara Pun Kembali Dikobarkan

175
0
BERBAGI
Komitmen Bela Negara Kesatuan Republik Indonesia

OASENEWS.com – Bela Negara… kata-kata yang menggetarkan hati bila dimaknai dalam-dalam. Selayaknya seluruh warga negara memiliki tekad untuk melakukan bela negara dari berbagai bentuk gangguan. Pada era modern ini pemahaman bela negara menjadi lebih kompleks karena tidak lagi memiliki konotasi yang lebih sempit, yaitu menghadapi ancaman negara dari musuh-musuh kasat mata. Kini penguasaan negara atas negara lainnya lebih banyak dilakukan dengan proxy war dan juga kekuatan ilmu pengetahuan dan teknologi yang bermuara pada kekuatan ekonomi. Paling tidak dua hal tersebut terbukti mampu membuat negara sekuat apapun bisa tunduk terkalahkan. Persoalan lain, era modernisasi sengaja atau tidak sengaja telah mengambil peran dalam pembentukan sikap mental manusianya yang terlahir dan hidup dalam kondisi serba berkemudahan. Jika tidak hati-hati hal ini akan membiasakan sikap malas dan kurang peka terhadap kondisi dan situasi. Hal lain yang tidak kalah penting adalah potensi perpecahan antar anak bangsa yang terjadi dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir. Lebih menyedihkan lagi karena ternyata motivnya adalah kekuasaan, atau bisa jadi ada pihak-pihak yang sengaja menciptakan situasi atas dasar kepentingan, apapun bentuk kepentingan itu.

Kompak Bersatu untuk anak anak bangsa

Berbagai pemikiran di atas menjadi latar belakang perlunya penguatan Bela Negara bagi seluruh warga Sekolah Perguruan “Cikini”. Sejak 2017 Yayasan Perguruan “Cikini” membentuk Korps Bela Negara Pelajar Perguruan “Cikini” yang keanggotaannya terdiri atas para pelajar Unit Pendidikan Dasar dan Menengah yaitu SMP, SMA dan SMK Percik. Sayang sekali pandemic covid 19 sempat sejenak mengganggu aktifitas mulia ini. Memasuki semester gasal 2020/ 2021, Percik kembali melanjutkan aktifitas yang bertujuan memberikan kesadaran tentang bela negara dengan berbagai strategi dan kedalamannya. Percik tengah menyusun naskah perjanjian kerjasama dengan Kementerian Pertahanan dalam hal ini Direktorat Potensi Pertahanan (Dirjen Pothan) untuk menyusun berbagai program dalam waktu ke depan.

Selain pembentukan Korps Bela Negara Pelajar Percik dengan para siswa angkatan 20/ 21, program ini akan dimulai dengan Tot (Training of Trainer) Bela Negara yang menyertakan 10 orang guru dari Unit SD sampai dengan SMK pada 23 Nopember mendatang. Kegiatan tersebut akan diadakan di Pusat Pendidikan dan Latihan Bela Negara, Badiklat Kementerian Pertahanan, Cibodas, Rumpin, Bogor. Pelatihan ini akan memberikan sejumlah materi pokok terkait implementasi kegiatan bela negara di sekolah Percik. Selanjutnya para para trainer tersebut akan memfollow up dengan pembentukan Korps Bela Negara Pelajar Perguruan “Cikini”, dimulai Angkatan 2020/2021. Lain dari itu 100 (seratus) Anggota Korps Bela Negara Pelajar Perguruan “Cikini” juga akan mengikuti arahan dari pihak Kementerian Pertahanan melalui kegiatan daring.

Nabila Dwi Agustin M. Han Koordinator kegiatan Bela Negara Percik

Implementasi Pelatihan Bela Negara tidaklah serta merta memberikan pemahaman tentang perang, konfrontasi dan sejenisnya. Konten pelatihan akan sangat fleksibel dan tepat sasaran sesuai perkembangan situasi. Seperti halnya bagaimana proxy war serta perang ekonomi dan juga merusak generasi muda dengan peredaran narkoba dan sejenisnya. Termasuk di dalamnya bagaimana bersikap hidup disiplin dan hati-hati dalam menjaga kesehatan dalam masa-masa penyebaran wabah covid 19 dengan penyakit corona dengan daya serang yang mengerikan ini.

LEAVE A REPLY