Beranda Edukasi Menangkap Pesan Penting Ketua Pengurus Yayasan

Menangkap Pesan Penting Ketua Pengurus Yayasan

187
0
BERBAGI
Menangkap Pesan Penting Ketua Pengurus Yayasan
Menangkap Pesan Penting Ketua Pengurus Yayasan

OASENEWS.com – Sebagai sekolah swasta, Perguruan “Cikini” (Percik) dituntut memiliki nilai-nilai yang perlu dikembangkan guna menjadi keunggulan komparatif dalam mendidik para siswa. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi sesuatu yang berguna dalam kehidupan siswa dikemudian hari, bukan saja berguna bagi dirinya sendiri akan tetapi juga berguna bagi kehidupan masyarakat, karena pada dasarnya sebaik-baik hidup kita adalah jika dapat memberikan manfaat bagi orang lain.

Demikian pesan moral yang disampaikan oleh Ketua Pengurus Yayasan Perguruan “Cikini”, Ir Budiono Kartohadiprodjo dalam pertemuan dengan pamong dan karyawan SMA dan SMK Musik Percik, Senin 28 Juni yang lalu bertempat di Kampus SMA/ SMK Musik Percik – Durentiga Jakarta Selatan. Pertemuan diadakan dengan menerapkan aturan Protokoler Kesehatan dengan menjaga jarak aman, menggunakan masker  serta tata aturan lainnya. Kegiatan ini merupakan agenda pembinaan bagi para pamong dan karyawan dari seluruh unit yang diselenggarakan secara bergilir, namun harus sejenak tertunda karena adanya aturan PPKM yang diterapkan pemerintah mulai tanggal 3 sampai dengan 20 Juli 2021.

Salah satu nilai di Percik adalah menjadikan institusi ini sebagai sekolah berwawasan kebangsaan, dengan segala implementasinya. Sebagai sekolah yang berdiri pada masa sebelum kemerdekaan, terasa sekali bahwa “roh” sekolah ini adalah sekolah perjuangan. Segala yang dilakukan pada awal berdirinya (Percik berdiri sejak 1942 dalam bentuk Kursus Bahasa Indonesia), adalah merupakan bagian dari perjuangan dalam mencerdaskan anak-anak Indonesia guna turut serta mempersiapkan kemerdekaan Republik Indonesia. Kita ini berhutang pada rakyat yang telah membantu para pejuang dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia. Ketika berperang melawan Belanda, rakyat sangat berperan penting dalam mempersiapkan amunisi serta perbekalan bagi para pejuang kemerdekaan, khususnya dalam perang gerilya. Belanda tidak memiliki perbekalan yang cukup ketika harus masuk ke pedesaan dan hutan belantara, praktis hanya menguasai wilayah perkotaan saja. Sedang tentara Indonesia menguasai wilayah-wilayah pedesaan dan hutan belantara dengan bantuan rakyat. Dan seperti kita ketahui, pada akhirnya perjuangan ini membuahkan hasil dengan merdekanya Negara Republik Indonesia. Karenanya kita harus membayar hutang tersebut kepada rakyat dengan cara mengisi kemerdekaan untuk dapat memajukan negara dan kesemuanya bisa dinikmati oleh rakyat banyak, demikian disampaikan oleh Budiono.

Lain dari pada itu, sangat penting bagi kita untuk menjaga serta mengimplementasikan kebhinekaan dalam kehidupan sehari-hari, Sejak awal, seluruh komponen bangsa  telah menyepakati bahwa kita hidup dengan latar belakang suku, agama yang berbeda-beda, karenanya kita wajib menjaga kerukunan antar yang satu dengan lainnya. Selanjutnya siswa Percik harus menjadi siswa berkarakter pembelajar, agar kelak menjadi siswa yang bukan saja pandai tetapi juga kreatif dan inovatif. Salah satunya adalah dengan membiasakan siswa ber”iqro” (membaca). Bukan sekadar membaca buku, namun jauh lebih penting adalah memacara fenomena yang terjadi. Dengan membaca fenomena maka siswa akan banyak bertanya apa, mengapa, bagaimana, di mana dan sebagainya. Kualifikasi jawaban yang lebih mendalam manakala pertanyannya bukan sekadar “apa”, tetapi mengapa, bagaimana, di mana, karena pertanyaan tersebut akan menghasilkan temuan-temuan baru. Satu hal yang perlu dipahami bersama bahwa pengetahuan saja tidaklah cukup, namun yang jauh lebih penting adalah bagaimana menjalankan atau mempraktekkan segala sesuatu yang menjadi pengetahuan tersebut, baik dalam kerangka pengembangan ilmu maupun dalam sikap kehidupan sehari-hari, demikian imbuhnya.

Kini Percik tengah mengembangkan 3 (tiga) Standar Pendidikan Perguruan “Cikini” yaitu Soft Skill, Bela Negara dan The Innocreat School. Diharapkan ketiganya akan dapat menghasilkan lulusan-lulusan yang memiliki kecerdasan serta kreatifitas dan inovasi yang memadai disertai sikap dan kepribadian yang tangguh dalam kehidupan sehari-hari.

LEAVE A REPLY