Beranda Headline Melalui webinar: mewujudkan pemilu Berintegritas Hindari

Melalui webinar: mewujudkan pemilu Berintegritas Hindari

27
0
BERBAGI

Foto: Tangkapan Layar Forum diskusi Publik: istimewa.

Oase, Jakarta-Seluruh masyarakat Indonesia sedang menikmati pesta demokrasi dan sedang menyiapkan diri untuk menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2024 yang waktunya kian makin dekat.

Mudahnya informasi yang diterima masyarakat mengenai calon-calon pemimpin negara maupun daerah menjadi sebuah tantangan untuk dapat cerdas mengelola informasi dan menggunakan hak pilihnya secara bijak.

Krisantus Kurniawan, S.IP., M.Si selaku Anggota Komisi I DPR RI mengatakan bahwa kegitan pemilu merupakan kesempatan istimewa bagi seluruh masyarakat Indonesia, karena melalui pemilu masa depan bangsa Indonesia 5 tahun kedepan akan dipertaruhkan.

“Kita akan menghadapi pemilu 2024 secara serentak, mari gunakan hak pilih kita secara bijaksana karena akan mempengaruhi kehidupan kita 5 tahun ke depan,” kata Krisantus pada Webinar Forum Diskusi Publik yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (DJIKP) Kemkominfo RI mengusung tema ‘Mewujudkan Pemilu Damai 2024 untuk Indonesia yang Adil dan Makmur’ secara virtual, Jakarta, Selasa (23/01/2024).

Menurut Krisantus, pelaksanaan pemilu tahun 2024 dipastikan akan banyak informasi hoax yang berkembang di tengah masyarakat, terutama melalui media sosial.

“Kita perlu waspadai berita hoax menjelang pemilu, sebab dampaknya akan menyebabkan perpecahan antar masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Anggota Komisi I DPR RI menyebut, baik pemilu nasional maupun pemilu lokal, isu-isu SARA kerap dipolitisasi oleh elit politik untuk mendulang suara. Akibatnya rakyat menjadi terkotak-kotak dan kericuhan kerap terjadi.

“Semua bisa diaasi dengan memberikan pemahaman dan peningkatan kemampuan literasi digital agar masyarakat dapat mengelola informasi secara cerdas dan bijak,” tutupnya.

Sementara itu, Pegiat Literasi Digital PPI UK, Intan Destia Helmi memaparkan “the power of alghorithm” pada media sosial dapat membentuk opini publik.“Pengaturan algoritma pada media

“Dalam rangka menjaga keharmonisan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara jelang pemilu 2024 para pemilih harus menghindari politik uang, penggunaan isi SARA, serta upaya-upaya yang dapat memecah belah persatuan bangsa,” pungkasnya.(*)

Editor: Un

LEAVE A REPLY