Beranda Headline Fenomena Flypapper Effect dan Gagalnya TAPD Pemerintahan ANDALAN

Fenomena Flypapper Effect dan Gagalnya TAPD Pemerintahan ANDALAN

57
0
BERBAGI

M. Hasnin. A. Hasan., SE., ME
(Dosen FEB-Unkhair)

Era reformasi yg ditandai dgn diberlakukannya Otonomi daerah dan desentralisasi fiskal yg mana diberikan kewenangan kpd pemerintah daerah dlm penyelenggaraan pemerintahan di daerah, terutama dalam pelaksanaan pembangunan dan pelayanan thdp masyarakat. Tentunya pemerintah daerah dgn diberikan kewenangan mampu menggali potensi daerah sbg sumber penerimaan utk pembiayaan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah daerah dituntut bisa meningkatkan pendapatan asli daerah melalui pengelolaan sumber-sumber ekonomi lokal.

Sejak thn 2001 pemberlakuan otonomi daerah dan desentralisasi fiskal hrsnya setiap daerah sdh bisa secara mandiri membiayai pembangunan daerah dgn mendorong peningkatan pendapatan asli daerah (PAD). Namun kenyataan menunjukkan bahwa sebagai besar daerah msh sangat tergantung kepada pemerintah pusat melalui dana transfer ke daerah (TKD). Ketergantungan pemerintah daerah thdp dana transfer dlm membiayai pembangunan daerah yg disebut dgn Flypapper Effect.

Flypaper effect adalah sebuah fenomena yg terjadi pada daerah dimana daerah merespon lebih banyak dana transfer yang diberikan oleh pemerintah pusat dibandingkan pendapatan asli daerahnya sendiri dalam hal pembiayaan belanja daerah.

Akibat dari ketidakmampuan daerah dlm mendorong peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) shngga ketergantungan daerah thdp dana transfer ke daerah (TKD) sangat besar utk pembiayaan pembangunan daerah. Hal tsb menunjukkan bahwa kemandirian keuangan daerah sangat rendah, serta tdk becusnya pemerintah daerah dlm mengelola dan menggali potensi atau sumber-sumber ekonomi lokal scra optimal.

GAGALNYA TAPD Pemerintahan ANDALAN
Realisasi capaian pendapatan asli daerah (PAD) yg mengalami penurunan atau selisih yg besar thdp target penerimaan merupakan bukti nyata tdk becusnya pemerintahan ANDALAN dlm mengelola sumber-sumber ekonomi lokal scra optimal shngga nilai realisasi PAD mengalami penurunan dari thn” sebelumnya yg lumayan besar nilainya.

Penurunan realisasi pendapatan asli daerah (PAD) menunjukkan bahwa Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) ANDALAN tdk mempu dlm manajemen pengelolaan keuangan shngga hny mengharapkan dana transfer ke daerah (TKD) utk pembiayaan pembangunan daerah.

Tim anggaran pemerintah daerah (TPAD) yg terdiri dari Sekretaris Daerah, Kepala Bappelitbangda, Kepala DPKAD, Asisten Pemerintahan dan Pembangunan, Asisten Hukum dan Organisasi, Asisten administrasi, Inspektorat, serta dibantu oleh tim teknis TAPD.

Pengelolaan keuangan yg tdk efektif dan efisien di pemerintahan ANDALAN tentunya perlu dipertanyakan kinerja dari TAPD yg sdh sangat jelas tugasnya, mulai dari kebijakan pengelolaan keuangan daerah, menyusun dan membahas KUA-PPAS hingga melakukan verifikasi RKA-SKPD dan lainnya.

Capaian PAD yg sangat rendah menunjukkan kinerja TAPD yg tdk becus dlm menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, yg berdampak pada ketergantungan fiskal melalui dana transfer ke daerah (TKD), shngga adanya fenomena Flypapper Effect dlm Pemerintahan ANDALAN.

LEAVE A REPLY