Beranda Edukasi 77 Tahun Yayasan Perguruan “Cikini”: Setia Mengabdi Membimbing Anak Anak Negeri

77 Tahun Yayasan Perguruan “Cikini”: Setia Mengabdi Membimbing Anak Anak Negeri

293
0
BERBAGI

OASENEWS.com – Yayasan Perguruan “Cikini” (Percik) adalah institusi pendidikan yang sudah berdiri sejak lama, bahkan sebelum Indonesia merdeka.  Memulai aktifitas pada 1942, dimana saat itu pemerintah Jepang melarang berdirinya sekolah untuk anak-anak pribumi, maka lembaga ini pada mulanya diselenggarakan dalam bentuk Kursus Bahasa Indonesia. Sekolah ini mulanya bernama Mayumi (Bahasa Jepang yang artinya Anak Panah). Filosofi simbol tersebut kini digunakan di Percik yaitu busur yang siap melepas anak panah untuk melesat jauh ke atas. Maknanya sekolah ini siap mengantarkan para siswanya terbang menggapai cita tinggi mulia. Tidaklah banyak sekolah lama yang mampu bertahan dalam menghadapi persaingan yang begitu ketat, terlebih kini sekolah negeri membebaskan biaya sekolah bagi para siswa ditambah fasilitas yang sangat memadai.

Kini Percik tumbuh menjadi institusi pendidikan yang menaungi 7 unit Pendidikan Dasar yang berada di 4 (empat) wilayah DKI yaitu TK, SD, SMP, SMA, SMK 1 (dengan 7 Prodi) yang terletak di Plumpang, SMK 2 (khusus Prodi Musik Klasik) yang kampusnya berada di Durentiga bersama Unit SMA, dan SMK 3 (dengan 5 Prodi), berdiri di wilayah Srengseng Sawah. Selain itu Yayasan Perguruan “Cikini” juga menaungi 1 (satu) unit Pendidikan Tinggi yaitu Institut Sains dan Teknologi Nasional (ISTN). Sejak awal berdirinya, sekolah ini telah menghasilkan puluhan bahkan ratusan ribu lulusan, tidak sedikit di antaranya memiliki peran besar dalam memajukan Negara Kesatuah Republik Indonesia dengan profesi dan karier masing-masing. Mereka adalah negarawan atau politisi, akademisi, pengusaha, tenaga ahli, seniman, musisi serta berbagai pofesi mulia lainnya.

Memperingati HUT yang ke 77, Seluruh Civitas Akademica Percik menyelenggara kan Upacara yang berlangsung di lokasi unit masing-masing. Upacara dimeriahkan dengan apresiasi piagam penghargaan serta winduan dan tabanas bagi guru/ karyawan yang telah memenuhi masa bakti  satu windu, dua windu, tiga windu dan empat windu. Pelaksanaan upacara di kampus pusat (Cikini Raya) diikuti oleh Unit TK, SD dan SMP. Rangkaian Upacara diakhiri dengan pelepasan balon 77 tahun YPC. Dalam sambutannya, Hari Poerwanto, M.Sn Wakil Direktur Dikdasmen Percik menyampaikan, di satu sisi kita layak bersyukur, sekolah ini mampu bertahan selama 77 tahun. Pada sisi yang lain, ini adalah saat yang baik untuk kita merenung apa yang bisa kita berikan kepada Percik dalam kerangka bersama-sama mendarmabaktikan diri untuk turut serta membangun negeri dengan mencerdaskan para generasi pewaris bangsa. Apakah kita mampu membawa sekolah ini lebih maju lagi dalam waktu kedepan, atau akan mengikuti beberapa sekolah yang kini tinggal menyisakan nama. Ini adalah tantangan kita bersama sebagai angkatan penerus Yayasan Perguruan “Cikini”. Karenanya mari kita eratkan lagi lebih dalam persatuan antara unit satu dengan yang lain. Perkembangan unit yang satu akan sangat berpengaruh pada unit lainnya, seperti apapun bentuk perkembangan itu. Sejarah akan mencatat perkembangan sekolah ini untuk lima, enam, sepuluh atau dua puluh tahun kedepan, demikian paparnya.

LEAVE A REPLY