Beranda Edukasi 65 Tahun SMP Perguruan “Cikini”, Mengabdi Sepenuh Hati Nurani

65 Tahun SMP Perguruan “Cikini”, Mengabdi Sepenuh Hati Nurani

3180
0
BERBAGI

Senin, 15 Agustus 2022 lalu, Keluarga Besar SMP Perguruan “Cikini” baru saja menyelenggarakan apel besar memperingati Hari Ulang Tahun yang ke 65 (Enam Puluh Lima). Apel diikuti oleh para siswa, guru dan perwakilan orangtua siswa. Perayaan juga dimeriahkan dengan pelepasan balon dan pemotongan tumpeng oleh Kepala SMP Percik, Drs Susiyanto disaksikan segenap peserta upacara.
Segenap warga SMP Percik sangat antusias dengan kostum bertema cowboy yang digunakan oleh seluruh peserta upacara. Acara juga dimeriahkan oleh vocal group, dance cover, permainan keyboard, gitar electric dan drum, juga paduan suara ibu-ibu orangtua siswa membawakan lagu Bintang Sejuta.
Dalam sambutannya Kepala SMP Percik, Susiyanto menyampaikan bahwa sesuai kebijakan pemerintah, tahun ini tidak ada agenda Ujian Nasional, (UN) namun para siswa tetap harus mempersiapkan diri untuk dapat diterima di sekolah-sekolah favourite ataupun sekolah yang diminati. Karenanya para siswa harus berupaya memperoleh nilai tidak sekadar sesuai target Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) namun harus jauh lebih tinggi, agar mampu bersaing mendapatkan sekolah yang dikehendaki.

Dibalik keriaan penuh suka cita, hal yang sangat penting tentunya perenungan bersama terhadap kontekstual Percik sebagai sekolah kebangsaan. Sebuah frasa sederhana tetapi sangat mendalam pemaknaan serta implementasinya. Konsep sekolah kebangsaan dilatarbelakangi oleh keberadaan sekolah Percik (dahulu Mayumi) pada tahun 1942, sebuah semangat menuju kemerdekaan Indonesia di bawah tekanan Jepang yang menjajah Indonesia dengan kejamnya.
Acapkali terjadi konflik kepentingan antara misi mulia yang menginginkan sekolah ini diperuntukkan bagi siapa saja, termasuk mereka yang berstatus sosial kurang mampu, namun di sisi lain biaya operasional dan upah kerja menuntut finansial yang memadai, sehingga berdampak pada tarif uang sekolah yang tidak murah lagi.

Bagaimanapun visi kebangsaan tetap harus mejadi skala prioritas dalam pendidikan bagi para siswa. Selain melalui kegiatan kepramukaan yang menjadi kegiatan wajib bagi sekolah di Indonesia, SMP Percik, juga unit lainnya menyelenggarakan kegiatan Bela Negara, bukan saja bagi para siswa namun juga bagi seluruh warga Percik. Aktifitas ini menjadi lebih lengkap dengan pembekalan softskill bagi para siswa yang bermaterikan kepemimpinan, penanaman paradigm pemenang, kejujuran serta berbagai materi linear lainnya. Hal ini dimaksud agar dalam keberhasilannya di kelak kemudian hari, para siswa tetap memiliki hati nurani yang tulus dalam mencintai negara Republik Indonesia, sehingga tidak berperilaku menyimpang serta memiliki integritas yang tinggi sebagai Warga Negara Indonesia. Selamat Ulang Tahun SMP Percik, Sukses selalu dalam ridho Tuhan Yang Maha Kuasa.. aamiin.

LEAVE A REPLY